Minggu 26-Mar-2017 (14:14)
Selamat siang tamu !!
Home | Masuk | Pendaftaran
Aktifitas Forum Terbaru:
Chunchunmaru Menulis Sesuatu di Shiritori Chara Anime
Like FP AoiTenshi
Gabung Di Grup Facebook AoiTenshi
Jilid 01 Chapter 01
1 2 3 ... 9 >>
Chapter 01
"Aku tidak bisa terima.."
“ Kamu masih mempermasalahkan itu.... ? “
Hari ini adalah hari upacara penerimaan siswa baru, tetapi sekarang masih terlalu pagi, masih 2 jam lagi sebelum upacara dimulai.
Para siswa baru dengan hati yang berdebar-debar untuk memulai kehidupan baru mereka di sekolah, ditemani orang tua yang bahkan lebih antusias dari
mereka.
Berdiri di depan auditorium tempat upacara penerimaan itu akan diadakan, sepasang lelaki dan wanita, dibalut seragam baru, yang karena beberapa alasan sedang berdebat.
Mereka sesama siswa baru, akan tetapi seragam mereka berbeda satu sama lain.
Kita tidak sedang membicarakan tentang perbedaan antara celana panjang dan rok, maupun perbedaan antara pakaian seorang pria dan wanita.
Melainkan, pada bagian dada siswa perempuan terdapat desain bunga berkelopak 8 yang merupakan emblem lambang dari SMA Satu.
Emblem itu tidak terdapat pada blazer siswa laki-laki itu.

“Onii-sama, kenapa kamu jadi cadangan ? bukankah kamu yang terbaik dalam ujian penerimaan ? seharusnya kamu yang menjadi perwakilan siswa baru, bukan aku!”
“Kesampingkan dulu pertanyaan darimana kamu bisa tau hasil ujian penerimaan.... namun ini adalah Sekolah Sihir, bukankah sudah jelas kalau mereka akan lebih menitikberatkan pada hasil praktek keterampilan sihir daripada dari hasil ujian tertulis, iya kan ?
Miyuki, kamu sadar dengan kemampuan praktekku, kan ? aku sendiri juga kaget karena masih bisa diterima disini sebagai siswa jalur 2.”
Dalam kejadian itu, siswa laki-laki itu sedang mencoba untuk menenangkan siswa perempuan
yang sedang marah itu. Faktanya siswa perempuan itu memanggil siswa laki-laki itu dengan sebutan “ Onii-sama”, kita mungkin bisa beranggapan kalau mereka berdua adalah saudara kandung. Juga tidak menutup kemungkinan kalau mereka adalah saudara dekat.
Jika mereka adalah saudara kandung.
Maka mereka adalah saudara kandung yang tidak mirip satu sama lain.
Di satu sisi, siapapun akan melirik adik perempuannya dan tidak diragukan lagi akan terpesona padanya, bahkan seratus dari seratus orang, akan setuju kalau dia menawan, gadis yang cantik.
Di sisi lain, kakak laki-lakinya, selain dari badannya
yang tegap dan sorot matanya tajam, tidak ada sesuatupun dari penampilannya yang dapat menarik perhatian.
“Bagaimana kamu bisa ragu dengan dirimu sendiri! Bahkan ketika tidak ada seorangpun yang dapat menandingimu dalam pelajaran maupun taijutsu! sesungguhnya, bahkan dalam sihir.... “
Adik perempuannya mengomeli kakak laki-lakinya karena kerendahan diri kakaknya, tetapi,
“ Miyuki! “
Dia memanggilnya dengan nada yang cukup keras, Miyuki tersadar dan terdiam.
“ Kamu mengerti kan ? walaupun kamu bicara seperti itu, tidak akan ada yang berubah.”

“....... maafkan aku. “
“ Miyuki.... “
Tatsuya meletakkan tangannya di atas kepala Miyuki dan membelai rambut hitamnya, yang sedikit mengeriting rambutnya. “ Sekarang, apa yang harus aku lakukan untuk memperbaiki suasana hatinya..... “ pemuda yang adalah kakaknya itu merenung dengan wajah yang sedikit kesulitan.
“.... Aku sangat senang dengan perasaanmu. Aku selalu merasa kalau kamu ingin menolongku setiap kali kamu marah demi aku. “
“ Pembohong. “
“ Aku tidak berbohong. “
“ Bohong. Onii-sama, kamu selalu menegurku... “

“ Aku tidak berbohong. Tetapi, aku juga memikirkan kamu seperti kamu memikirkan diriku. “
“ Onii-sama.... katamu, ‘kamu selalu memikirkan aku’.....”
(....Huh?)
Karena alasan tertentu, wajah wanita muda itu memerah.
Meskipun pemuda itu dapat merasakan adanya kejanggalan yang tidak dapat dia hiraukan, namun demi menyelesaikan masalah yang sudah mendesak, ia menangguhkan keraguan itu untuk saat ini.
“Bahkan jika kamu mengundurkan diri untuk
memberi kata sambutan pada upacara penerimaan siswa baru, tidak mungkin aku akan dipilih untuk menggantikanmu. Jika kamu mengundurkan diri pada jam sebelas, pasti hal ini nantinya akan sedikit menodai penghargaan untuk dirimu.
http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=File:MKnR_v01_018.jpg
“ Kamu mengerti kan ? Miyuki, kamu gadis yang cerdas. “
“Tapi... “
“ Selain itu, Miyuki, aku sangat antusias dengan ini.
Tunjukkan pada kakakmu yang tidak berguna ini saat saat adik perempuannya yang manis ini menerima penghargaan sebagai perwakilan siswa baru. “
“ Onii-sama bukan kakak yang tidak berguna !
... Tapi, aku mengerti. Maafkan atas sikap keras kepalaku. “
“ Tidak ada yang perlu dimaafkan, aku tidak pernah merasa sikapmu itu keras kepala. “

“ Baiklah, aku akan pergi sekarang.
....... Tolong lihat saya nanti, Onii-sama. “
“ Yeah, semoga sukses. Aku sangat menantikannya. “
Tentu saja, sampai jumpa, wanita muda itu menundukkan kepalanya dan masuk ke dalam auditorium. Setelah memastikan dia pergi, pemuda itu bernafas lega.
( Baiklah...... apa yang harus aku lakukan sekarang ? )
pemuda yang menemani adik perempuannya yang enggan menjadi perwakilan siswa baru itu, berangkat ke sekolah sebelum gladi resik upacara dimulai, sekarang ia bingung bagaimana ia akan menghabiskan sisa dua jam sebelum dimulainya
upacara sekolah.
◊ ◊ ◊
Sekolah itu terdiri dari bangunan utama, gedung latihan, dan gedung eksperimen.
Gedung auditorium / gimnasium yang dapat diketahui ada ruangan apa saja yang ada didalamnya melalui mesin informasi. Sebuah perpustakaan dengan tiga tingkat di atas tanah dan dua tingkat di bawah. Dua gimnasium kecil. Sebuah gedung persiapan yang dilengkapi dengan ruang ganti, kamar mandi, ruang penyimpanan peralatan, dan ruang klub. Kantin, kafetaria, dan departemen pengadaan berada di gedung lain, dan di atas semua itu, berbagai pavilyun besar dan kecil dibangun membuat desain SMA Satu tampak lebih
mirip dengan kampus universitas pinggiran kota daripada SMA biasa.
Pemuda itu melihat ke kiri dan kanan saat ia berjalan di sepanjang jalan yang diaspal dengan lapisan batu bata, mencari tempat untuk beristirahat sampai tiba waktunya bagi dia untuk masuk ke auditorium.
Kartu ID yang mengijinkan dia untuk menggunakan fasilitas sekolah hanya akan diberikan setelah upacara penerimaan siswa baru berakhir.
Untuk menghindari kekacauan, kafe umum yang dimaksudkan untuk melayani pengunjung juga ditutup hari ini.
Untunglah hari ini tidak hujan, sebuah ide terlintas di kepalanya ketika dia duduk di sebuah bangku
panjang, membuka mobile terminalnya, dan mulai mengakses portal buku yang dia suka.
Halaman sekolah itu tampaknya menjadi jalan pintas dari gedung persiapan ke auditorium.
Beberapa orang berlalu-lalang di halaman itu, mereka sepertinya sedang membantu persiapan untuk upacara penerimaan siswa baru. Ada beberapa siswa ( kakak kelas ) yang melintasi pemuda itu dalam jarak yang cukup dekat. Siswa siswa itu semuanya memiliki emblem bunga berkelopak delapan pada bagian dada kiri seragam mereka.
Ketika mereka melintas, perkataan yang tidak menyenangkan terdengar.
— Bukankah anak itu Weed ?

— Dia datang terlalu awal..... dia sangat antusias padahal hanya cadangan.
— Pada akhirnya, dia tidak lebih dari seorang cadangan.
Sebuah obrolan, yang tidak ingin
Komentar (0)
1 2 3 ... 9 >>
Download Java buku

»[LN] Mahouka Koukou no Rettouseioleh Satou Tsutomu
Perpustakaan
» Halaman utama «
» DAFTAR HADIR «
» Hadir (40 Orang) : . 10 more
» Pengintip : 16 Orang
» Ulang Tahun : 4 Orang
» CPU Usage : %
» MEMBER BARU «

» Aoitenshi Fansub-Coder «

» Utamakan Kualitas Bukan Kuantitas Video «